Tantangan Pelestarian Budaya Lokal dan Kesadaran Sosial Masyarakat terhadap Lingkungan di Era Globalisasi
DOI:
https://doi.org/10.62951/prosemnasipi.v3i1.217Keywords:
3R (Reduce, Reuse, Recycle), Environmental Awareness, Globalization, Local Wisdom, Preservation of Local CultureAbstract
Globalization presents both opportunities and challenges for preserving local culture and raising environmental awareness. Rapid technological development and information flows can shift cultural values, weaken local wisdom, and encourage consumerist lifestyles that reduce environmental attention. Conversely, digital technology and social media offer tools to support cultural preservation, engage youth, and expand environmental education. Key strategies include environmental outreach, character-based education, implementing the 3R principles (Reduce, Reuse, Recycle), and collaboration among government, communities, cultural groups, and youth. Flexible and sustainable approaches are needed to maintain cultural identity and foster environmental awareness amid globalization.
References
Adriani, M., & Permana, D. (2020). Perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga di perkotaan. Jurnal Ilmu Lingkungan, 18(1), 34–45. https://doi.org/10.31227/jil.v18i1.567
Agus, R. N., Oktaviyanthi, R., & Sholahudin, U. (2019). 3R: Suatu alternatif pengolahan sampah rumah tangga. Kaibon Abhinaya: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 72. https://doi.org/10.30656/ka.v1i2.1538
Alamsyah, R. (2022). Edukasi masyarakat dalam mengurangi sampah plastik rumah tangga. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 123–130.
Andini, P., & Rahmawati, S. (2021). Peran media sosial dalam meningkatkan kesadaran lingkungan. Jurnal Ilmu Sosial, 17(3), 123–135.
Aryoso, A., & Santi, D. (2023). Greenwashing dan dampaknya terhadap persepsi publik dalam kampanye lingkungan digital. Jurnal Komunikasi Lingkungan, 8(1), 45–58.
Aswan, A. (2022). Peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam Membentuk Karakter Peduli Lingkungan di Madrasah Ibtidaiyah Studi Tindakan Kelas. Cendekiawan: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, 1(4), 190–196.
Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik lingkungan hidup Indonesia 2023. Jakarta: BPS. https://www.bps.go.id
Bida, M., et al. (2025). Kearifan lokal dalam pelestarian lingkungan: Studi kasus desa wisata dan komunitas adat. SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum, 4(2).
Cahyono, D., & Lestari, W. (2020). Peran influencer dalam meningkatkan kesadaran lingkungan di media sosial. Jurnal Komunikasi Digital, 8(4), 90–105.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2017). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. Sage publications.
Damayanti, N., & Suryani, T. (2021). Analisis dampak sampah rumah tangga terhadap kualitas lingkungan pemukiman. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 17(2), 75–82.
Darwil, K., Ramli, F., & Nawaz, F. (2026). Melestarikan Budaya Lokal di Tengah Arus Globalisasi Digital. Journal of Community Development and Empowerment, 2(1), 11–15.
Efendi, R., & Putri, I. (2023). Analisis persepsi publik terhadap isu perubahan iklim melalui media sosial. Jurnal Ilmu Lingkungan, 11(2), 105–119.
Harahap, Z. H. F., & Akil, R. (2024). Sinergi antara tradisi dan teknologi informasi: Merawat tradisi lokal melalui ritual digital platform TikTok. Citizen: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 5(1).
Haryono, T. (2024). Kearifan lokal sebagai etika sosial dalam masyarakat perkotaan. SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora https://journal.literasisains.id/index.php/sosmaniora
Junaidah, A., Syahidah, & Afandi, U. (2025). Pemanfaatan media sosial sebagai sarana edukasi kearifan lokal dan pengetahuan adat. International Seminar on Islamic Education & Peace.
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4).
Kiftiyah, M., & Fitria, M. (2025). The Role of Digital Technology in Preserving Local Culture by Indigenous Communities Amidst Globalization. Bidayat: Journal of Islamic Law, 1(1), 144–160.
Laksmi, N. K. A., & Arjawa, I. G. P. B. S. (2023). Kearifan lokal sebagai pandangan hidup dan strategi kehidupan masyarakat. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 2(1).
Lambin, E. F., & Meyfroidt, P. (2011). Global land use change, economic globalization, and the looming land scarcity. Proceedings of the National Academy of Sciences, 108(9), 3465–3472.
Manihuruk, H., & Setiawati, M. E. (2024). Melestarikan nilai-nilai kearifan lokal sebagai wujud bela negara. IKRA-ITH HUMANIORA: Jurnal Sosial dan Humaniora, 8(1).
Maulana, F. (2025). Peran komunitas masyarakat lokal dalam pelestarian kearifan tradisional sebagai identitas budaya. Jurnal Studi Multidisiplin Indonesia Global, 1(1).
Moleong, L. J., & Surjaman, T. (2014). Metodologi penelitian kualitatif.
Nazir, M. (2014). Metode Penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia.
Niman, E. M. (2019). Kearifan lokal dan upaya pelestarian lingkungan alam. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio, 11(1), 91–106.
Nurhaidah, M., & Musa, I. (2015). Dampak pengaruh globalisasi bagi kehidupan bangsa Indonesia. Jurnal Pesona Dasar, 3(3).
Nurhayati, W., Magu, S. M., & Zhang, J. (2024). Pelestarian budaya lokal di tengah arus globalisasi. PERSEPTIF: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 2(2), 82–88.
Panamuan, F. B., Putri, A. G., Widya, A., Tiara, V., & Hafizi, M. Z. (2025). Dampak Globalisasi Terhadap Kebudayaan Lokal pada Era Modernisasi. Jurnal Pendidikan Sosial Indonesia,2(3). https://journal.yazri.com/index.php/jupsi/article/view/129
Perdana, M. T., & Indriani, H. (2025). Globalisasi dan Hibridisasi Budaya: Implikasi terhadap Identitas Lokal dan Transformasi Sosial. Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah,23(2). https://ejournal.jatengprov.go.id/index.php/jurnaljateng/article/view/1418
Quraysyi, M. N. I., Sukma, O., & Susilo, R. K. D. (2024). Dampak Globalisasi: Menelusuri Perubahan Moral dan Karakter dalam Masyarakat Indonesia. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(2), 28493–28494. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/17276
Rahayu, T., Anissa, M., Nakita, Tobing, R. D., Sinaga, H., Sinulingga, S. D. N., & Yunita, S. (2025). Globalisasi dan Tantangan Identitas Nasional: Studi Kebudayaan Indonesia. Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan (JUPANK), 5(2). https://jurnal.umb.ac.id/index.php/jupank/article/view/8301
Sibarani, R. (2012). Kearifan lokal: Hakikat, peran, dan metode tradisi lisan. Asosiasi Tradisi Lisan (ATL).
Simanungkalit, V. H. P., Pasaribu, R. S., & Purba, B. (2024). Integrasi kearifan lokal dalam proses pembelajaran pada era Kurikulum Merdeka. Jurnal Basicedu, 8(3).
Sirait, J., Thesalonica, Hutahaean, E. H., & Sinaga, D. W. (2025). Analisis peran media sosial TikTok dalam upaya pelestarian budaya Batak oleh remaja Gen Z. Pendas:
Sirait, J., Thesalonica, Hutahaean, E. H., & Sinaga, D. W. (2025). Analisis Peran Media Sosial TikTok dalam Upaya Pelestarian Budaya Batak oleh Remaja Gen Z. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4), 211–217.
Soemardjan, S. (1964). Setangkai bunga sosiologi.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Sukerti, N. M. S., Candra, N. W. E. A., Dewi, N. P. D. S., & Ramdhoani. (2024). Pemanfaatan media sosial TikTok sebagai sarana pelestarian budaya lokal guna mewujudkan Indonesia Emas. Prosiding Pekan Ilmiah Pelajar (PILAR).
Susanti, R., Djufri, M., & Hamid, A. (2025). Dinamika kearifan lokal dalam masyarakat urban. SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 4(1).
Tunliu, D. R., Mas'ud, F., Benu, A., Klau, K. L., Dollu, T. M. A., & Nenotek, A. D. (2025). Pengaruh Globalisasi terhadap Mobilitas Sosial Budaya di Masyarakat Modern. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4).https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/36889
UNESCO. (2003). Convention for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage.
Yansah, S., Adde, E., Solihin, M., & Cholis, N. (2025). Narasi digital dan dialog antargenerasi: Strategi pelestarian budaya lokal di era media sosial. Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 10(2).
Zaky Raihan, D., Hasanah, D. P., Kartika, W. Y., & Lidyazanti, W. (2024). Dampak media sosial terhadap akhlak di era globalisasi. Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan, 3(2).
Zed, M. (2008). Metode penelitian kepustakaan. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Zulfan, I., & Gumilar, G. (2015). Potensi media sosial sebagai sarana pelestarian budaya lokal. Jurnal Ilmu Politik dan Komunikasi, 4(2).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Nasional Ilmu Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





